Wednesday, April 6, 2016

Pamali Berikut Masuk Akal Juga Loh

Pasti pernah barang sekali dua kali atau bahkan sering kita dilarang melakukan ini dan itu oleh nenek kita dengan alasan pamali. Sungguh menyebalkan memang karena kita selalu beranggapan bahwa pamali itu nggak masuk akal dan cuman mitos belaka.
15916775371 4354d18a23

Pamali memang tumbuh subur di masyarakat kita terutama di kalangan kakek nenek kita yang masih berpegang teguh pada prinsip pamali ini. Namun seiring perkembangan jaman, pamali mulai dilupakan terutama di kalangan generasi muda.
Terlepas dari unsur mistik dan nggak masuk akal yang ada di dalamnya, Pamali sendiri tercipta dari kearifan lokal para nenek moyang kita untuk mengatur sendi-sendi kehidupan mereka. Setidaknya begitulah menurut saya.
Karena kebiasan masyarakat kita terdahulu yang gemar menyampaikan informasi hanya lewat mulut ke mulut, bukan ditulis sehingga pamali di daerah yang satu mungkin akan berbeda dengan daerah yang lainnya. Nggak ada aturan bakunya.

Dari beberapa pamali yang pernah saya dengar, beberapa diantaranya cukup masuk akal juga kalau ditelaah lebih dalam.
Berikut beberapa contohnya:
1. Jangan nyapu di dalam rumah waktu malam hari, pamali!
Sepintas pamali yang satu ini sangat nggak masuk akal. Apa hubungannya nyapu dengan malam hari? Bukankah nyapu siang hari atau malam hari sama saja, buat bersih-bersih rumah. Tapi ini cukup beralasan mengingat kehidupan jaman dulu belum ada listrik seperti sekarang, sehingga kehidupan malam sangat gelap beda dengan siang hari. Ini dikhawatirkan ada benda yang tidak diinginkan seperti cincin emas yang nggak sengaja jatuh ke lantai ikut terbuang saat disapu. Selain itu lantai rumah orang dulu kebanyakan masih lantai tanah. Kebayang kan kalau disapu?
Debu-debunya akan menggangu waktu istirahat dan kesehatan mereka.
2. Jangan keluar rumah menjelang adzan nagrib, nanti diculik wewe gombel!
Pamali ini biasanya untuk menakut-nakuti anak-anak yang masih keliaran di luar rumah meskipun adzan magrib sudah berkumandang. Terlepas apakah nanti bakal diculik wewe gombel atau tidak kalau anak-anak masih berkeluaran di luar rumah jam segitu, secara kesehatan angin malam memang nggak baik terutama buat anak-anak. Selain itu, itu adalah waktunya untuk solat magrib.
3. Jangan duduk didepan pintu, nanti susah jodoh!
Gak perlu dijelasin panjang lebar dan diancam bakal susah jodoh juga sebenarnya duduk di depan pintu secara etis jelas nggak baik. Orang yang akan bertamu ke rumah juga jadi bingung kan karena pintu masuknya kehalang. Bisa jadi dia bakal batal bertamu.
4. Jangan duduk diatas kelapa, nanti testismu sebesar kelapa!
Kalau yang ini saya juga sering diomelin nenek karena sering bandel duduk diatas kelapa, bahkan beliau mengancam kalau nanti testis saya bakal menjadi sebesar kelapa kalau udah besar nanti. Meskipun ancaman nenek tidak terbukti, tapi kalau dipikir-pikir duduk diatas kelapa emang kurang kerjaan banget. Kalau kelapanya ngglinding gimana coba?
5. Dan masih banyak yang lain lagi.
Kesimpulan:
Pamali gak sepenuhnya keliru dan nggak masuk akal, meskipun seringkali dibubuhi dengan mitos ini itu. Menurut saya pamali sebenarnya diciptakan bukan oleh orang-orang sembarangan dan seenak mereka sendiri. Ini tercipta dari pemikiran-pemikiran adi luhung sesepuh kita yang dipengaruhi oleh adat istiadat serta keadaan yang berlaku waktu itu. Tujuannya tidak lain adalah untuk mengatur tata kehidupan  mereka waktu itu.
Akhir kata semoga kita bisa lebih menhargai warisan leluhur kota dari kacamata positifnya.

No comments:

Post a Comment