Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa negara ini -Republik Indonesia- terdiri dari beragam suku bangsa dan golongan yang konsekuensi logisnya menghasilkan perbedaan bahasa, budaya, agama, dan adat istiadat.
Bahasa Sunda tentu tidak sama dengan Bahasa Jawa, bahasanya
orang Padang jelas berbeda dengan bahasanya orang Papua.
orang Padang jelas berbeda dengan bahasanya orang Papua.
Mengenai adat istiadat juga beragam. Hal yang tabu di Jawa belum tentu dengan di Kalimantan. Hal yang "diharamkan" di Sulawesi bisa jadi "halal" di Sumatra.
Agama dan kepercayaan juga beragam di sini, saling berdampingan satu sama lain.
Semua perbedaan itu seyogyanya bukanlah hal yang mampu memecah belah keutuhan bangsa. Justru sebaliknya untuk menambah khasanah kekayaan bangsa. Karena gak ada satu bangsa lain manapun di muka bumi ini yang memiliki keragaman seperti kita.
Tapi melihat kondisi negara saat ini, dengan banyaknya wilayah yang ingin memisahkan diri, kekerasan antar golongan banyak terjadi, kerusuhan karena perbedaan agama, dan lain sebagainya membuat kita miris. :(
Kalo dilihat lebih dalam lagi, sebenarnya bukanlah perbedaan yang menyebabkan perpecahan. Namun hal-hal berikut lah penyebabnya:
1. Rasa iri dan dengki
Iri dan dengki adalah sifat manusiawi, yang setiap orang pasti memilikinya -gak bakal bisa menghilangkan sepenuhnya rasa iri ini. Kita hanya bisa mengarahkannya untuk hal-hal positif atau sebaliknya. Kalau melihat orang lain maju, rasa iri harusnya membuat kita berusaha lebih keras agar bisa menyamai orang tersebut, bukan malah menjatuhkannya.
2. Keinginan untuk menguasai
Ini adalah kejelekannya manusia, dimana sebagian ingin menguasai sebagian yang lainnya.
3. Saling curiga
Saling percaya adalah kunci dalam membangun hubungan apapun termasuk dalam bernegara. Kalau satu sama lain saling curiga yang ada adalah ketidakharmonisan, yang membuat gesekan-gesekan kecil pun berubah menjadi pertikaian besar.
4. Mudah dihasut!
Ini yang paling sering terjadi di Republik ini - orang-orang mudah dihasut oleh pengadu domba yang culas (termasuk oleh media online/elektronik yang tidak bertanggung jawab).
5. Sulit mengendalikan emosi
Ini yang paling berbahaya, kalau kita sudah gak mampu mengendalikan emosi.
Itulah penyebab utama terjadinya gesekan dalam kehidupan kebangsaan kita.
Semoga negeri ini tetap utuh dan damai. Amiiinn....

No comments:
Post a Comment